Track CEISA 4.0 customs document status: dashboard, SLA, follow-ups, slide decks and formal reports. Runs locally, no server.
Users
2
store count
Rating
0.0 / 5
unchanged in 30 days
Ratings
0
total ratings
Store rank
#366K
#276K among extensions
Version
1.17.0
updated 1 Oct 2026
About CEISA Monitor – Customs Document Tracker (Unofficial)
CEISA Monitor membantu tim ekspor-impor, PPJK, dan pengelola kawasan berikat/KEK memantau status dokumen pabean di portal CEISA 4.0 dalam satu layar.
Portal menampilkan 40 baris per halaman. Menjawab pertanyaan rutin seperti berapa dokumen yang belum selesai, mana yang melewati batas waktu, siapa yang menindaklanjutinya, dan kapan statusnya berubah bisa memakan waktu berjam-jam. CEISA Monitor membaca daftar dokumen dari sesi login Anda sendiri, lalu mengolahnya langsung di browser.
FITUR UTAMA
• Dasbor semua jenis dokumen: jumlah, selesai, belum selesai, lebih dari 30 hari, dan waktu penyelesaian
• Menarik semua data yang tersedia di portal, termasuk tahun-tahun sebelumnya
• Periode bebas: 7/30/90 hari, bulan ini, kuartal, tahun ini, tahun lalu, semua data, atau rentang tanggal sendiri, dengan pembanding 30 hari lalu, periode sebelumnya, atau tahun lalu
• Grafik komposisi status: porsi tiap status, klik untuk menyaring rincian
• SLA internal per jenis dokumen dan per status
• Perubahan sejak kemarin, sejak Senin, 7 hari terakhir, atau sejak terakhir dibuka
• Rincian perubahan status: status sebelum dan sesudah, kapan pertama terlihat berubah, dan riwayat status
• Kartu Hari ini: tindakan yang mendesak (tugas terlambat, Jalur Merah, baru melewati SLA, belum ada penanggung jawab, billing yang tenggatnya dalam 3 hari)
• Kartu Tagihan dari Browse Billing: billing menurut NTPN, tenggat, dan nilai; rincian billing (riwayat status, bukti pembayaran, pungutan per akun); pratinjau PDF billing dan PDF respon; hitung mundur sesi portal; lembar Billing di Excel
• Samarkan identitas untuk berkas yang dibagikan: nama perusahaan menjadi Perusahaan A, B, nomor penting hanya empat angka terakhir, logo dihapus
• Isi dokumen dari Excel portal: pilih rentang tanggal daftar dan jenis dokumen yang dibaca; total serta rincian nilai dan pungutan per dokumen; rekap bulanan; kartu arsip per pengajuan (dokumen pelengkap, barang, jaminan)
• Ekspor Excel nilai dan pungutan per periode dan jenis dokumen, dengan lembar Cakupan dan kolom fasilitas terpisah
• Popup BERUBAH menampilkan Riwayat Status dan Riwayat Respon dari portal dengan jam persis, status baru ditandai
• Kode respons angka diterjemahkan otomatis dengan tabel referensi resmi CEISA 4.0
• Tindak lanjut per dokumen: penanggung jawab, tugas, target, catatan, dan riwayat perubahan
• Penugasan via WhatsApp: satu pesan per penanggung jawab berisi nomor pengajuan, nomor pendaftaran, status, tugas, dan target
• Presentasi rapat (.pptx) dan laporan resmi A4 (PDF/Word) dengan poin utama, bab nilai dan pungutan, serta lampiran; mode ringkasan eksekutif; Excel dengan daftar isi; CSV; dan ringkasan WhatsApp Pagi/Sore
• Pilihan jenis dokumen dari tabel referensi resmi CEISA 4.0 (243 jenis), tanpa mengetik kode
• Profil perusahaan: KEK, kawasan berikat, gudang berikat, PLB, importir umum, atau PPJK
• Bahasa Indonesia sejak pembukaan pertama (English tersedia), tema terang dan gelap, mode demo
PRIVASI
• Tidak ada server. Seluruh data diolah dan disimpan di komputer Anda.
• Tidak menyimpan kata sandi atau token. Hanya membaca data yang sudah dapat Anda akses.
• Tidak mengubah data apa pun di CEISA dan tidak mengirim pesan WhatsApp sendiri.
CARA MEMAKAI
1. Masuk ke portal CEISA 4.0 seperti biasa.
2. Buka halaman Daftar Dokumen, lalu klik Perbarui data di dasbor CEISA Monitor.
3. Atur Profil perusahaan: jenis fasilitas, status final, dan target SLA.
Panduan lengkap: https://github.com/triasahoy/ceisa-monitor
DUKUNG PROYEK INI
CEISA Monitor gratis, tanpa fitur berbayar. Dukungan sukarela: https://saweria.co/triasex
PENTING
CEISA Monitor adalah alat bantu independen dan tidak resmi. Ekstensi ini tidak berafiliasi dengan, tidak disetujui oleh, dan tidak dibuat oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pastikan pemakaiannya sesuai dengan kebijakan TI perusahaan Anda.